Memilih sarapan yang tepat bukan hanya soal mengisi perut sebelum beraktivitas. Komposisi makanan pada pagi hari juga dapat memengaruhi respons tubuh terhadap makanan yang dikonsumsi berikutnya.
Adapun lonjakan gula darah yang terlalu tinggi setelah sarapan berpotensi memengaruhi respons insulin terhadap makanan pada waktu makan berikutnya. Fenomena ini dikenal sebagai second meal effect.
Selain itu, perubahan kadar gula darah setelah mengonsumsi makanan tinggi gula dapat memengaruhi rasa lapar. Jika kembali lapar dalam waktu singkat, seseorang mungkin terdorong untuk makan lebih banyak sepanjang hari.
Karena itu, sarapan sebaiknya tidak hanya berfokus pada makanan yang praktis, tetapi juga memperhatikan keseimbangan nutrisi.
(Agustina Wulandari )