Menurut Ummi Pipik, kesabaran Egy dalam menghadapi situasi tersebut menjadi salah satu hal yang akhirnya mengantarkannya pada pencapaian saat ini. Ia juga menceritakan sisi Egy sebagai seorang ayah.
Meski harus menjalani aktivitas sebagai pesepak bola, Egy disebut tetap berusaha meluangkan waktu untuk putrinya, Elara.
“Yang saya salut sama dia, sesibuk-sibuknya dia habis latihan, capek dia tetap jadi ayah yang hebat, mandiin baby Elara, buatin makanannya baby Elara, dll,” ungkap Ummi Pipik.
Ummi Pipik kemudian membagikan kebiasaan Egy sebelum bertanding. Menurutnya, Egy membaca Surat Al-Fatihah dan bersholawat lalu mengusap bagian kakinya.
“Setiap mau main dia bacakan surat Al-Fatihah, sholawat dan dia usap ke kakinya, itu tanda syukur dia dan kekuatan dia, dia serahkan hasilnya kepada Allah,” tulisnya.