Namun, ia mengingatkan agar makanan seperti itu tidak dikonsumsi terlalu sering, terutama ketika sudah memasuki usia produktif dan mulai bekerja.
“Tapi kalau kamu selalu makan, kalau suntuk kerja, itu no-no banget,” tegas Budi.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa jajanan sebaiknya ditempatkan sebagai makanan selingan, bukan konsumsi rutin. Selain memperhatikan rasa dan harga, masyarakat juga perlu mempertimbangkan kandungan garam, natrium, minyak, serta nilai gizi makanan sebelum mengonsumsinya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)