MENIKMATI secangkir teh atau kopi panas di pagi hari memang menjadi ritual favorit bagi banyak orang. Namun, kebiasaan menyeruput minuman dalam kondisi yang masih sangat panas ternyata menyimpan risiko kesehatan yang tidak boleh diabaikan.
Dokter sekaligus influencer kesehatan dr. Adam Prabata membagikan peringatan ini melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia mengaku mulai mengubah kebiasaannya setelah menelaah sebuah riset ilmiah terbaru.
Riset yang dimaksud bertajuk Hot Drinks and Oesophageal Cancer: Prospective Analyses in Around 1 Million UK Adults, yang disusun oleh Keren Papier, Kezia Gaitskell, Sarah Floud, dan Gillian K. Reeves dari Cancer Epidemiology Unit, Nuffield Department of Population Health, University of Oxford.
“Gue Berusaha Mengurangi Minum Minuman yang Masih Panas Setelah Baca Jurnal Ini," tulis dr. Adam.
Studi berskala besar ini mengamati secara mendalam dampak kebiasaan minum panas terhadap risiko kanker pada bagian saluran pencernaan atas.
“Penelitian terbaru tahun 2026 ini melibatkan >900.000 orang dewasa kemudian dianalisis kebiasaan konsumsi minuman panasnya, kemudian dibandingkan risiko kanker kerongkongannya," ungkap dia.