ORANGTUA kerap menganggap anak yang sudah tidak demam berarti sudah sembuh sepenuhnya. Bahkan, anak yang tidak demam dianggap sudah tidak lagi dapat menularkan penyakit.
Lantas, apakah anggapan itu benar ataukah mitos semata? Dokter spesialis anak dr. Atika Nurmalitasari, Sp.A dalam acara Morning Zone di Youtube Okezone beri penjelasannya.
dr. Atika menjelaskan bahwa hilangnya demam tidak selalu berarti virus atau bakteri penyebab penyakit sudah sepenuhnya hilang. Pada beberapa jenis infeksi, anak masih berpotensi menularkan penyakit selama gejala lain masih berlangsung. Misalnya, anak masih mengalami batuk atau pilek meski suhu tubuhnya sudah kembali normal.
“Itu juga mitos (kalau sudah tidak demam anak pasti tidak menularkan penyakit lagi,” ujar dr. Atika.
“Jadi hilangnya demam itu belum tentu menggambarkan virus bakteri atau kumat tersebut hilang. Pada beberapa infeksi, anak masih bisa menularkan sakit tersebut selama gejala lain. Misalnya, batuk-pileknya masih ada. Jadi masih mungkin menularkan walaupun demamnya sudah tidak ada,” lanjutnya.