Tim medis kemudian melakukan pemeriksaan ultrasonografi. Hasilnya menunjukkan adanya penumpukan cairan di kantung jantung.
Kondisi tersebut dapat menekan jantung dan berisiko menyebabkan henti jantung secara tiba-tiba. Dokter pun segera melakukan tindakan untuk mengeluarkan cairan tersebut.
Penanganan dilakukan dengan cepat dan berhasil mencegah kondisi yang lebih fatal dalam waktu sekitar 10 menit.
Setelah melewati berbagai tahap perawatan intensif, kondisi Little Zebao perlahan menunjukkan perkembangan positif.
Pada 1 September 2026, atau setelah 105 hari menjalani perawatan, bayi tersebut akhirnya diperbolehkan meninggalkan rumah sakit. Berat badannya telah meningkat menjadi 2,5 kilogram dan kondisinya dinyatakan sehat.
Sang ibu mengaku sempat tidak yakin anaknya dapat bertahan hidup mengingat kondisi Little Zebao ketika lahir.