JAKARTA - Aktor Korea Selatan Ji Chang-wook dikenal lewat berbagai peran penuh aksi dalam drama seperti Healer dan The K2. Penampilannya di layar juga kerap menuntut tubuh yang bugar dan bentuk fisik yang terjaga.
Namun, di balik tuntutan pekerjaan tersebut, Ji Chang-wook ternyata tak terlalu membatasi diri soal makanan. Melansir The Times of India, di waktu senggangnya dan tak ada jadwal syuting, aktor ini justru dikenal sebagai pencinta makanan, terutama nasi, mi, dan berbagai hidangan yang menggugah selera.
Menurut Philstar Global, Ji Chang-wook blak-blakan soal kecintaannya terhadap makanan berkarbohidrat. Jika tersedia nasi atau mi di meja makan, ia tak ragu untuk menikmatinya. Mi instan Korea atau ramyun bahkan jadi salah satu makanan yang sering ia andalkan saat di rumah.
Kemampuan memasaknya mungkin tak seperti karakter koki yang pernah ia perankan dalam drama Smile Donghae. Namun, untuk membuat ramyun, Ji Chang-wook mengaku cukup percaya diri. Ia biasanya menikmati mi instan tersebut dengan tambahan kimci atau nasi goreng.
Selain makanan berat, Ji Chang-wook juga menyukai makanan manis. Dalam beberapa wawancara, ia bahkan pernah datang sambil membawa sekantong camilan dan tak malu menunjukkan koleksi permen miliknya.
Salah satu makanan Korea yang paling sulit ditolak Ji Chang-wook adalah tteokbokki atau kue beras pedas. Kecintaannya terhadap makanan tersebut bahkan membuatnya lebih memilih tteokbokki bergaya jajanan kaki lima dibandingkan dessert yang sedang viral.
Bagi Ji Chang-wook, makanan yang sedang populer belum tentu menarik jika rasanya tak sesuai selera. Ia lebih memilih makanan yang memang sudah ia sukai. Untuk camilan, pilihannya juga cukup sederhana. Jika harus memilih antara cokelat, kukis, atau jeli, ia mengaku lebih menyukai jeli.
Meski dikenal suka makan, bukan berarti Ji Chang-wook sama sekali tak menjalani pola makan ketat. Saat sedang mempersiapkan proyek baru atau melakukan sesi pemotretan, ia dapat mengubah pola makannya. Nasi merah, dada ayam, dan daging sapi yang dimasak tanpa banyak tambahan minyak jadi bagian dari menu selama periode tersebut.
Namun, pola makan ketat itu biasanya hanya dilakukan selama masa persiapan pekerjaan. Setelah proses syuting selesai, ia kembali menikmati makanan favoritnya, termasuk mi, makanan manis, dan berbagai makanan yang membuatnya nyaman.
Kecintaan Ji Chang-wook terhadap makanan juga terlihat ketika ia berkunjung ke Indonesia. Dalam kunjungannya, ia sempat mencicipi sejumlah makanan khas Indonesia, seperti sate, rendang, nasi goreng, hingga berbagai jajanan lokal.
Hal tersebut menunjukkan bahwa Ji Chang-wook cukup terbuka mencoba makanan baru. Baginya, makanan bukan sekadar bagian dari pola hidup atau sesuatu yang harus dibatasi, tetapi juga bagian dari kesenangan.
Di balik tuntutan sebagai aktor yang harus menjaga bentuk tubuh, Ji Chang-wook ternyata memiliki kebiasaan makan yang cukup sederhana. Saat sedang tak bekerja, ia tetap menikmati makanan yang disukainya tanpa terlalu banyak aturan.
Mulai dari semangkuk ramyun, tteokbokki, makanan manis, hingga makanan khas Indonesia, aktor tersebut tampaknya punya satu prinsip sederhana: makanan enak lebih nikmat jika disantap dengan orang-orang yang menyenangkan.
(Agustina Wulandari )