Perkuat Bedah Plastik Estetik Indonesia, InaSAPS Resmi Dibentuk

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Minggu 13 September 2026 10:05 WIB
Perkuat Bedah Plastik Estetik Indonesia, InaSAPS Resmi Dibentuk (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA — Perkumpulan Bedah Plastik Estetik Indonesia (InaSAPS) resmi dibentuk sebagai organisasi yang mewadahi dokter spesialis bedah plastik yang menekuni bidang estetika. Organisasi ini diharapkan dapat memperkuat pengembangan keilmuan, kompetensi, standar pelayanan, hingga perlindungan masyarakat dalam layanan bedah plastik estetik.

InaSAPS memiliki nama resmi dalam bahasa Indonesia, yakni Perkumpulan Bedah Plastik Estetik Indonesia (PERABESTI). Kehadirannya tidak terlepas dari semakin pesatnya perkembangan industri dan layanan estetika di Indonesia.

Pembentukan organisasi tersebut juga menjadi respons terhadap sejumlah persoalan di bidang estetika medis. Di antaranya praktik ilegal yang melibatkan dokter asing, tindakan bedah estetik oleh dokter umum estetik atau dokter spesialis dari bidang lain di luar kewenangan, serta masih adanya masyarakat yang belum memahami perbedaan kompetensi dokter spesialis bedah plastik dengan profesi medis lain yang memberikan layanan estetika.

Karena itu, dibutuhkan organisasi yang secara khusus dapat mengikuti perkembangan bidang bedah plastik estetik sekaligus menjalankan fungsi advokasi, peningkatan kompetensi, standardisasi, dan pengembangan profesi.

Fokus pada Pengembangan Profesi

InaSAPS hadir dengan landasan keilmuan dan kewenangan profesi yang didukung oleh Perhimpunan Ahli Bedah Plastik Indonesia (PERAPI). Organisasi ini juga mengacu pada standar kompetensi serta sistem pendidikan yang terstruktur.

Kehadiran InaSAPS diharapkan dapat menjadi wadah yang lebih spesifik bagi dokter spesialis bedah plastik yang menjalankan praktik di bidang estetika.

Meski demikian, organisasi ini masih menghadapi sejumlah tantangan. Ketersediaan dokter spesialis bedah plastik yang terbatas, kebutuhan memperluas edukasi kepada masyarakat, serta persoalan sumber daya dan pendanaan menjadi beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Di tengah tantangan tersebut, perkembangan regulasi, tingginya permintaan masyarakat terhadap layanan estetika, meningkatnya kesadaran publik mengenai praktik ilegal, serta peluang kerja sama dan pengakuan di tingkat internasional dinilai dapat menjadi momentum untuk memperkuat organisasi.

Keselamatan pasien, etika, kompetensi, dan penerapan standar praktik menjadi dasar utama InaSAPS dalam mengembangkan bidang bedah plastik estetik.

Hal itu dituangkan dalam visi organisasi:

“Menjadi wadah pemersatu dan representasi profesi ahli bedah plastik estetik Indonesia yang unggul dalam mendorong praktik bedah plastik estetik yang aman, etis, inovatif, serta berstandar internasional demi tercapainya pelayanan terbaik bagi masyarakat.”

Untuk mencapai visi tersebut, InaSAPS memiliki delapan misi, yakni mendukung program kerja PERAPI di bidang bedah plastik estetik, meningkatkan kompetensi profesional anggota, serta mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan penelitian di bidang estetika.

Selain itu, organisasi berkomitmen mengembangkan dan menegakkan standar praktik serta etika profesi, mendukung pengembangan karier dan profesionalisme anggota, serta menjalankan advokasi dan perlindungan profesi.

Dua misi lainnya adalah meningkatkan edukasi dan literasi masyarakat serta memperkuat kolaborasi dan kemitraan strategis.

Berbagai misi tersebut akan dijalankan melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan, penguatan kemampuan klinis, penelitian dan inovasi, penyusunan serta pengawalan standar praktik dan pedoman klinis, perlindungan profesi, hingga edukasi publik mengenai layanan bedah plastik estetik yang aman dan berbasis bukti ilmiah.

Sebagai identitas organisasi, InaSAPS mengusung moto “Estetika Unggul, Etika Utama.”

Moto tersebut menekankan bahwa perkembangan bedah plastik estetik tidak hanya berkaitan dengan pencapaian hasil fisik. “Estetika Unggul” menggambarkan komitmen terhadap penguasaan ilmu, inovasi, dan standar internasional. Sementara itu, “Etika Utama” menempatkan etika, empati, dan keselamatan pasien sebagai prinsip yang tidak dapat dipisahkan dari pelayanan.

Nilai yang menjadi dasar organisasi mencakup Professionalism, Care, Innovation, Compassion, dan Collaboration.

Perkuat Edukasi dan Perlindungan Masyarakat

InaSAPS juga menegaskan dukungannya terhadap program kerja PERAPI. Organisasi ini akan menjadi wadah untuk mengembangkan pendidikan, penelitian, pelayanan, etika profesi, sekaligus upaya perlindungan masyarakat dalam bidang bedah plastik estetik.

Kolaborasi juga akan diperkuat bersama organisasi profesi, institusi pendidikan, regulator, lembaga kesehatan, serta mitra di dalam dan luar negeri. Langkah tersebut ditujukan untuk mendukung perkembangan bedah plastik estetik secara berkelanjutan.

Keanggotaan InaSAPS terdiri atas dokter spesialis bedah plastik yang memiliki minat dan menjalankan praktik di bidang bedah plastik estetik serta telah terdaftar sebagai anggota biasa PERAPI.

Selain anggota biasa, terdapat pula anggota kehormatan yang berasal dari tokoh bedah plastik yang dinilai memiliki jasa besar terhadap perkembangan bedah plastik estetik di Indonesia.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya