"Karena kita boleh nanya, apa yang kamu suka dari pasangan tersebut, kemudian apa yang diomongin," lanjut Sani.
Menurutnya, pertanyaan tersebut dapat membantu orangtua memahami seperti apa hubungan yang sedang dijalani anak. Pada dasarnya, pacaran bagi anak merupakan bentuk hubungan yang dianggap lebih spesial dibandingkan hubungan dengan orang lain.
Setelah mengetahui bahwa anak memiliki hubungan spesial dengan seseorang, orangtua dapat mulai memberikan pemahaman mengenai hubungan yang sehat. Anak perlu mengetahui bahwa hubungan dengan pasangan bukan berarti bebas mengontrol atau mengatur kehidupan satu sama lain.
Sani menyebutkan beberapa nilai yang perlu diperkenalkan kepada anak, seperti saling menghormati, tidak saling mengontrol, serta tetap memberikan dukungan terhadap pendidikan dan kegiatan masing-masing.
"Jadi kita juga ajarkan nilai-nilai value, saling respect, saling tidak mengontrol, saling tetap mendukung akademis, mendukung kegiatan dengan keluarga misalnya," tuturnya.
Menurut Sani, hubungan yang sehat juga dapat menjadi ruang bagi anak untuk mengenal dirinya sendiri sekaligus mendapatkan dukungan emosional dari orang yang dianggap dekat.