Menkes Pastikan Rekam Medis Pasien di SatuSehat Aman: Mirip Mobile Banking

Niko Prayoga , Jurnalis
Selasa 01 September 2026 19:05 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: dok Niko Prayoga/Okezone)
Share :

JAKARTA — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan kerahasiaan dan keamanan data pasien dalam platform SatuSehat Rekam Medis Elektronik (RME) terjamin dengan standar keamanan yang ketat.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa sistem ini dilengkapi dengan proteksi berlapis, mulai dari mekanisme autentikasi ketat, penggunaan PIN atau face recognition, hingga teknologi enkripsi data.

Ia mencontohkan analogi RME seperti layaknya akun mobile banking dimana isi dari saldo hanya bisa diakses oleh pengguna. Demikian juga dengan rekam medis ini. Hanya pasien atau orang yang bersangkutan dan memiliki akun yang bisa mengaksesnya.

“Biasanya kalau security tuh ada tiga sih. Satu, masalah autentifikasi. Autentifikasi tuh kita ngecek apakah yang menggunakan benar yang berhak menggunakan,” kata Menkes Budi dalam konferensi pers usai peluncuran Rekam Medis Elektronik di Kantor Kemenkes, Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Budi menegaskan, kehadiran RME mengubah paradigma kepemilikan data medis. Jika sebelumnya data rekam medis tersimpan secara terpisah di masing-masing fasilitas kesehatan (faskes), kini seluruh riwayat kesehatan terintegrasi dan dimiliki sepenuhnya oleh pasien.

Data pasien otomatis terhimpun di pusat setiap kali melakukan pemeriksaan di faskes, baik rumah sakit, klinik, laboratorium, maupun apotek. Namun, hak akses untuk membuka data tersebut berada di tangan pasien secara mandiri. Sehingga nantinya pasien seperti memiliki sebuah akun data kesehatan dalam sistem Satu Sehat yang hanya bisa diakses oleh dirinya.

“Sekarang dengan adanya sistem ini, data itu akan menjadi miliknya masing-masing pasien. Karena yang bisa buka datanya sama seperti rekening bank, hanya si pasien dan dia yang bisa memberikan izin untuk akses ke orang lain kalau mau akses datanya dia,” ucapnya.

Lebih lanjut, Budi menegaskan bahwa pasien tidak perlu khawatir terkait keamanan data dalam sistem RME di Satu Sehat. Ia menerangkan bahwa sistem RME menerapkan dua pilar utama keamanan informasi.

Pilar Keamanan Informasi

Peluncuran Rekam Medis Elektronik di Kantor Kemenkes, Jakarta, Selasa (1/9/2026). (Foto: dok Niko Prayoga/Okezone)

Pertama adalah autentikasi pengguna dimana sistem akan mengkonfirmasi identitas pengguna saat mengakses aplikasi. Sistem ini memanfaatkan enkripsi kode PIN, kata sandi, hingga pemindaian wajah (face recognition) untuk memastikan hanya pemilik data sah yang dapat masuk.

Kedua adalah enkripsi pertukaran data yang melindungi data medis yang lalu lalang antar-faskes agar tidak dapat disadap (tapping) oleh pihak yang tidak berwenang. Dalam menjaga keamanan lalu lintas data ini, Kemenkes berkolaborasi langsung dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

“Pada saat pertukaran data itu jangan sampai di-tap datanya. Itu ada sistem security yang namanya enkripsi. Nah, ini kita dibantu BSSN untuk memastikan bahwa setiap terjadi pertukaran data ini itu aman. Dua hal itu yang kita pasang dan itu dikawal terus oleh BSSN,” kata Budi.

60 Ribu Telah Terhubung dalam Satu Sehat

Terkait jangkauan integrasi, ia mencatat dari sekitar 100.000 faskes di seluruh Indonesia, sebanyak 60.000 faskes diantaranya telah terhubung ke dalam ekosistem Satu Sehat. Proses integrasi ini dilakukan secara bertahap, mencakup sinkronisasi data rekam medis, laboratorium, resep obat-obatan, hingga hasil radiologi.

Selain penyimpanan rekam medis, aplikasi SatuSehat yang mentransformasi basis pengguna aplikasi PeduliLindungi sebanyak 160 sampai 170 juta pengguna juga dibekali fitur penunjang kepatuhan dan pengingat obat.

“Di dalamnya ada pengingat obat. Jadi ada tuh salah satu fiturnya kalau kita minum obat TBC misalnya, itu diingatkan setiap hari. Nanti keluar bisa di set supaya keluar di warning-nya kita dulu ada sertifikat vaksin, itu tetap ada, kita sudah vaksin seperti apa,” pungkasnya.

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya