Kandungan kalsiumnya juga umumnya tidak jauh berbeda dari keju versi tinggi lemak. Karena itu, keju rendah lemak bisa menjadi pilihan yang menarik, terutama bagi orang yang sedang berusaha menurunkan persentase lemak tubuh.
Saat memilih keju, jangan hanya terpaku pada jumlah kalori atau kandungan lemaknya. Kandungan protein, garam, kalsium, dan nilai nutrisi secara keseluruhan juga perlu diperhatikan.
Dari tujuh jenis yang dibahas, keju cottage mendapat skor tertinggi, sementara keju biru dan cheddar berada di posisi terbawah. Meski begitu, bukan berarti kamu harus menghindari jenis keju tertentu sepenuhnya.
Kuncinya adalah memperhatikan jenis, porsi, serta kandungan nutrisi keju yang dikonsumsi.
(Agustina Wulandari )