Kulit Apel Sering Dibuang, Padahal Punya 5 Manfaat untuk Kesehatan untuk Otak hingga Halau Kanker

Djanti Virantika, Jurnalis
Sabtu 29 Agustus 2026 07:05 WIB
Kulit apel. (Foto: Freepik)
Share :

3. Berpotensi Mendukung Kesehatan Hormon

Kulit apel mengandung klorofil, terutama pada apel yang berwarna hijau. Senyawa ini memiliki aktivitas antioksidan dan sedang diteliti terkait potensinya dalam membantu melindungi tubuh dari senyawa tertentu yang dapat mengganggu fungsi hormon.

Namun, perlu dicatat bahwa bukti mengenai manfaat klorofil terhadap kesehatan hormon saat ini masih terbatas. Sebagian besar penelitian dilakukan di laboratorium atau pada hewan, sehingga masih diperlukan penelitian pada manusia untuk memastikan manfaat tersebut.

4. Mendukung Kesehatan Otak

Kandungan antioksidan seperti quercetin dalam kulit apel juga menjadi perhatian dalam penelitian mengenai kesehatan otak.

Quercetin memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Peradangan yang berlangsung dalam jangka panjang, termasuk peradangan pada sistem saraf, diketahui berkaitan dengan berbagai gangguan kesehatan otak.

Meski demikian, konsumsi kulit apel tidak dapat dianggap sebagai cara untuk mencegah penyakit seperti Alzheimer, Parkinson, atau stroke. Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konsumsi apel terhadap kesehatan otak manusia.

5. Memiliki Potensi Antikanker

Antioksidan dalam kulit apel juga diteliti karena potensinya dalam membantu melindungi sel dari kerusakan akibat stres oksidatif. Stres oksidatif dapat menyebabkan kerusakan sel dan merupakan salah satu faktor yang berkaitan dengan perkembangan berbagai penyakit, termasuk kanker.

Namun, penting untuk memahami bahwa mengonsumsi kulit apel bukan berarti dapat mencegah atau mengobati kanker. Manfaat yang ditemukan dalam penelitian terhadap senyawa tertentu pada kulit apel masih perlu dikaji lebih lanjut melalui penelitian pada manusia.

Salah satu alasan orang memilih mengupas apel adalah kekhawatiran terhadap residu pestisida yang mungkin terdapat pada permukaan buah. Untuk mengurangi paparan tersebut, apel sebaiknya dicuci dengan air mengalir sambil digosok secara perlahan sebelum dikonsumsi. Jika ingin mengurangi kekhawatiran mengenai residu pestisida, konsumen juga dapat memilih apel organik.

Yang tidak kalah penting, hindari menggunakan sabun atau deterjen untuk mencuci buah karena produk tersebut tidak ditujukan untuk dikonsumsi.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya