Deddy menyadari bahwa kesedihan tetap tidak dapat dihindari ketika harus mengucapkan selamat jalan kepada orang yang dicintai. Meski demikian, ia merasa lega karena tidak dihantui berbagai pertanyaan mengenai hal-hal yang seharusnya masih bisa dilakukan untuk ibunya.
Ia merasa telah memberikan kasih sayang, menjaga, serta berusaha melakukan yang terbaik selama sang ibu masih berada di sisinya.
“Tidak ada rasa bersalah. Tidak ada ‘kenapa saya tidak pernah’. Tidak ada ‘harusnya saya…’ Tidak ada penyesalan,” tulisnya.
Deddy juga mengenang kebersamaan dengan sang ibu menjelang kepergiannya. Sehari sebelum meninggal dunia, mereka masih berkumpul dan menghabiskan waktu bersama sebagai keluarga.
Dalam momen tersebut, Deddy didampingi sang istri, Sabrina Chairunnisa, serta kedua anaknya, Azka dan Nada. Keesokan harinya, sang ibu meninggal dunia dalam tidur.
Deddy pun memaknai momen tersebut sebagai bentuk kesempatan untuk memberikan perpisahan terbaik kepada orang yang dicintainya.