Bayi Tidur bareng Orang Tua, Aman atau Berbahaya? Dokter Ungkap Risikonya

Niko Prayoga , Jurnalis
Jum'at 21 Agustus 2026 21:05 WIB
Ilustrasi tempat tidur bayi terpisah dengan orang tua. (Foto: dok Magnific)
Share :

JAKARTA - Pernahkah kamu melihat seorang bayi diberikan tempat tidur khusus dan terpisah dari kasur orang tua namun masih satu kamar? Jika pernah pasti kamu bertanya-tanya mengapa bayi tersebut tidak satu ranjang dengan orang tuanya.

Namun jangan salah, ternyata memisahkan tempat tidur bayi dengan orang tua dalam satu kamar yang sama bisa menurunkan risiko kematian akibat Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau dikenal dengan sindrom kematian bayi mendadak.

Hal tersebut diungkapkan oleh dokter sekaligus influencer kesehatan Adam Prabata dalam unggahan di akun Instagramnya. Penjelasan itu ia dapat berdasarkan sumber ilmiah penelitian “Bed sharing when parents do not smoke: is there a risk of SIDS? An individual level analysis of five major case-control studies”.

“Bayi yang tidur di kasur yang berbeda, namun masih di kamar yang sama, ternyata bisa menurunkan risiko terjadinya Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau sindrom kematian bayi mendadak,” kata dr. Adam, dikutip Jumat (21/8/2026).

Ia menjelaskan, merujuk pada rekomendasi American Academy of Pediatrics (AAP) tahun 2022, bayi yang tidur satu kasur dengan orang tua memiliki risiko 2,7 hingga 2,9 lebih tinggi mengalami SIDS dibandingkan yang tidur terpisah.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya