JAKARTA - Pernah merebus jagung, tetapi hasilnya malah lembek dan hambar? Kalau ingin mempertahankan rasa manis alami sekaligus teksturnya yang renyah, ada satu trik sederhana yang bisa kamu coba. Menurut seorang penulis kuliner, segera membilas jagung dengan air dingin setelah direbus adalah kunci agar setiap butirnya tetap berair, manis, dan penuh rasa.
Melansir Simply Recipes, banyak orang tanpa sengaja merebus jagung manis terlalu lama sehingga rasa alaminya justru hilang. Idealnya, jagung manis tetap memiliki tekstur yang sedikit renyah sehingga setiap butir terasa "meletup" saat digigit.
Penulis kuliner Sara Bir membagikan cara sederhana untuk mendapatkan jagung yang matang sempurna, berisi, dan manis setiap kali dimasak.
Kalau merebus jagung menggunakan air panas, waktu 4–5 menit sebenarnya sudah cukup. Kamu bisa memasang pengatur waktu agar tidak lupa. Tidak perlu khawatir jagung akan kurang matang.
Namun, aturan ini paling cocok untuk jagung yang baru dipanen. Kalau jagung sudah disimpan selama seminggu atau lebih, kandungan airnya mungkin sudah berkurang sehingga teksturnya menjadi lebih keras. Dalam kondisi tersebut, jagung mungkin membutuhkan waktu memasak yang sedikit lebih lama.
Setelah direbus selama maksimal 5 menit, segera angkat jagung dan bilas menggunakan air dingin untuk menghentikan proses pematangan.
Berbeda dengan metode merendam sayuran seperti brokoli dalam air es setelah direbus, kamu cukup memasukkan jagung ke dalam saringan, lalu membilasnya sebentar dengan air dingin yang mengalir di wastafel. Langkah sederhana ini menjadi kunci untuk mempertahankan tekstur jagung yang manis dan renyah.