Makan Jahe Terlalu Banyak Bisa Bikin Heartburn, Ini Penjelasannya

Agustina Wulandari , Jurnalis
Selasa 18 Agustus 2026 08:05 WIB
Ilustrasi batas aman konsumsi jahe. (Foto: dok Magnific/jcomp)
Share :

JAKARTA - Jahe adalah bumbu dapur yang pasti sering kamu temukan di rumah. Tapi, karena sifatnya yang cukup keras, konsumsi jahe berlebihan bisa dengan mudah mengiritasi perut. Ini bisa memicu gejala seperti sakit perut, diare, nyeri lambung, dan rasa panas di dada (heartburn). 

Melansir The Standard, ahli gizi, Mami Nakamura, menyarankan agar jahe dikonsumsi secukupnya saja sebagai bumbu, dan memperingatkan agar tidak mengonsumsinya berlebihan.

Jangan Makan Jahe Berlebihan

Sebenarnya, tidak ada batas yang pasti untuk asupan jahe dalam menu makanan sehari-hari. Tapi karena rasanya yang kuat saat dipakai sebagai bumbu, ahli gizi menyarankan untuk membatasi asupan harian sekitar 5 sampai 10 gram saja. 

Jumlah ini kira-kira setara dengan 5-7 iris jahe, sekitar 1 sendok teh jahe parut, atau kurang lebih 1-2 gram bubuk jahe. Saat sedang memasak atau makan, pastikan kamu tidak mengonsumsinya terlalu banyak, ya.

Kandungan Gingerol dan Shogaol

Secara nutrisi, 100 gram jahe yang bisa dimakan mengandung 2,1 gram serat makanan, di mana 90 persen dari serat tersebut adalah serat tidak larut yang bisa menambah massa tinja dan melancarkan pergerakan usus kamu. Jahe juga mengandung 270 mg kalium yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Jahe kaya akan senyawa pedas bernama gingerol yang banyak terkumpul di dekat kulitnya. Gingerol ini berfungsi melebarkan pembuluh darah tepi dan melancarkan peredaran darah ke ujung-ujung tubuh. 

Jahe juga punya sifat antibakteri, makanya sering disajikan bersama sushi atau sashimi. Tapi, mengandalkan jahe saja tidak akan sepenuhnya mencegah keracunan makanan, menjaga kebersihan makanan tetap menjadi hal yang sangat penting. Nah, saat jahe dikeringkan atau dipanaskan, gingerol akan berubah menjadi shogaol yang bisa merangsang perut, mengaktifkan organ dalam, dan menghasilkan panas dari dalam tubuh.

Lakukan Ini Jika Sudah Kebanyakan Konsumsi Jahe

Kalau kamu tidak sengaja makan terlalu banyak jahe dan merasa tidak nyaman, coba cara-cara ini untuk meredakannya:

  • Minum air hangat atau air bersuhu ruang untuk mengencerkan konsentrasi senyawa pedas di dalam perut kamu, sehingga iritasinya berkurang. Hindari air es karena bisa semakin mengiritasi perut dan memperparah sakit perut atau diare.
  • Minum susu atau susu kedelai memang bisa meredakan asam lambung untuk sementara, tapi produk susu yang tinggi lemak atau yoghurt yang asam bisa bikin dada makin terasa panas, jadi jangan dipaksakan kalau gejalanya muncul.
  • Saat perut sedang terasa tidak enak, jangan paksakan diri untuk makan berat. Kalau lapar, makanlah pelan-pelan makanan yang lembut seperti bubur, mi udon, saus apel, atau sup hangat. Benar-benar hindari makanan yang berminyak, asam, dan berkafein. Kalau gejalanya terus berlanjut atau makin parah, segera konsultasi ke dokter.

Cara Memasak dengan Jahe

Memasak dengan jahe. (Foto: dok Magnific)

Pilih cara memasak sesuai kebutuhan kamu supaya manfaat jahe makin maksimal. Saat dipanaskan atau dikeringkan, sebagian gingerol berubah menjadi senyawa penghangat (shogaol). Ini cocok banget buat kamu yang gampang merasa kedinginan kalau ditambahkan ke dalam sup panas atau tumisan.

Sebaliknya, jahe muda kaya akan gingerol yang melebarkan pembuluh darah tepi untuk melepaskan panas, sehingga bisa mencegah sengatan panas (heatstroke) dan kelelahan saat cuaca sedang terik. Jahe muda juga punya sifat antibakteri yang kuat dan bisa merangsang produksi cairan lambung. Untuk menghilangkan bau amis pada daging atau ikan salmon, atau sebagai makanan pembuka, memakan jahe parut mentah atau irisan tipis jahe adalah cara yang paling efektif.

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya