Penyakit DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Virus ini memiliki beberapa serotipe yang berbeda. Ketika seseorang terkena salah satu serotipe, tubuh akan membentuk antibodi terhadap jenis virus tersebut.
Namun, perlindungan tersebut tidak berarti seseorang menjadi kebal terhadap semua jenis virus dengue. Jika di kemudian hari terkena serotipe berbeda, risiko mengalami DBD tetap ada.
Karena itu, anak yang pernah mengalami DBD tetap perlu mendapatkan perlindungan dari gigitan nyamuk dan menjaga kebersihan lingkungan. Meski anak sudah pernah terkena DBD, bukan berarti orang tua bisa mengabaikan pencegahan. Langkah seperti menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, membuang barang yang dapat menampung air, serta menjaga kebersihan lingkungan tetap penting dilakukan.
(Djanti Virantika)