Kebanyakan Minum Air Bisa Sebabkan Hiponatremia, Ini Gejalanya!

Agustina Wulandari , Jurnalis
Selasa 14 Juli 2026 15:00 WIB
Ilustrasi hiponatremia. (Foto: dok Freepik/BalashMirzabey)
Share :

Selain itu, beberapa masalah kesehatan dan faktor lain juga bisa menjadi pemicu, seperti:

  • Penyakit gagal jantung, gagal ginjal, atau sirosis hati
  • Gangguan hormon atau tiroid (hipotiroidisme)
  • Kondisi neurologis (saraf)
  • Diare atau muntah yang parah
  • Rasa haus yang berlebihan (polidipsia)
  • Terlalu banyak minum bir atau alkohol
  • Efek samping obat-obatan tertentu, seperti obat diuretik (pil air) dan beberapa jenis antidepresan

Cara Mengobati dan Mencegahnya

Kalau kamu curiga konsumsi kadar garam rendah, jangan buru-buru makan garam sebanyak-banyaknya tanpa anjuran dokter, ya! Pengobatan hiponatremia harus disesuaikan dengan penyebab pastinya. Tergantung tingkat keparahannya, dokter mungkin akan menyuruh kamu untuk membatasi minum air, menyesuaikan dosis obat, memberikan cairan infus, atau meresepkan obat khusus.

Penanganan oleh dokter sangat penting karena kadar natrium tak boleh dinaikkan terlalu cepat. Kalau terlalu cepat, hal ini malah bisa memicu komplikasi kerusakan otak.

Kabar baiknya, kamu bisa menurunkan risiko hiponatremia dengan cara-cara simpel ini:

  • Minum air sesuai sinyal rasa haus dari tubuh kamu (kecuali dokter menyarankan takaran lain).
  • Kalau sedang latihan fisik yang berat atau ikut perlombaan olahraga, selingi minum air putih dengan minuman olahraga yang mengandung elektrolit.
  • Jangan minum alkohol berlebihan.
  • Konsumsi makanan dengan gizi seimbang, termasuk yang kaya protein.

Intinya, kekurangan garam ternyata sama bahayanya dengan kelebihan garam. Oleh karena itu, selalu perhatikan sinyal dari tubuh kamu dan jaga pola hidup agar tetap seimbang!

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya