JAKARTA - Apakah kamu merasa gelisah kalau baru lima menit tak mengecek ponsel? Atau mungkin, kamu melihat anakmu belakangan ini gampang bosan dan susah disuruh fokus belajar? Hati-hati, bisa jadi kamu atau si kecil sedang mengalami fenomena yang namanya "Popcorn Brain".
Istilah ini mungkin kedengarannya lucu, tapi dampaknya lumayan bikin pusing, lho. Yuk, kita bahas apa itu popcorn brain, tanda-tandanya, dan tentu saja cara ampuh buat mengatasinya, apalagi buat kamu para orang tua!
Melansir Parents, istilah popcorn brain pertama kali dicetuskan oleh seorang peneliti bernama David Levy pada 2011. Secara sederhana, ini adalah kondisi saat otak sudah terlalu terbiasa dengan ritme dunia digital yang serba cepat.
Coba bayangkan biji jagung yang meletup-letup dengan cepat di dalam microwave atau panci panas. Nah, seperti itulah isi kepala. Pikiran kita terus melompat dari satu hal ke hal lain dengan sangat cepat.
Saat terus menerus menatap layar ponsel, entah itu untuk scrolling media sosial, membalas pesan instan, atau menonton video pendek, otak mendapatkan cipratan dopamin (hormon kesenangan).