Beberapa jenis obat diketahui dapat memengaruhi fungsi ereksi, di antaranya obat tekanan darah tertentu, diuretik, beta blocker, hingga beberapa jenis antidepresan.
Jika gangguan ereksi muncul setelah mengonsumsi obat tertentu, jangan menghentikan pengobatan sendiri. Konsultasikan dengan dokter agar dapat dipertimbangkan alternatif obat atau penyesuaian dosis.
10. Tekanan Saat Program Kehamilan
Berhubungan seksual dengan tujuan memperoleh kehamilan terkadang menimbulkan tekanan psikologis bagi pasangan. Aktivitas seksual yang terasa seperti kewajiban, bukan lagi momen spontan, dapat meningkatkan stres dan memengaruhi kemampuan ereksi.
Kesulitan ereksi yang terjadi sesekali umumnya bukan hal yang perlu dikhawatirkan. Namun, jika kondisi ini berlangsung terus-menerus selama beberapa minggu atau bulan, mengganggu kehidupan seksual, maupun disertai penurunan gairah seksual, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
Disfungsi ereksi dapat menjadi tanda awal penyakit seperti diabetes, hipertensi, gangguan jantung, atau masalah hormonal. Penanganan sejak dini membantu menemukan penyebab utama sekaligus meningkatkan peluang keberhasilan terapi.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)