Karena itu, para ahli menilai pencegahan penyakit jantung tidak cukup hanya dengan mengontrol kolesterol atau tekanan darah, tetapi juga perlu memperhatikan faktor inflamasi yang dapat meningkatkan risiko komplikasi.
Cara Menurunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular
Meskipun inflamasi tidak selalu dapat dirasakan, beberapa langkah berikut dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah:
Rutin berkonsultasi dengan dokter, terutama bagi penderita penyakit jantung, diabetes, atau penyakit ginjal kronis.
Penelitian ini menunjukkan bahwa memahami peran inflamasi dalam penyakit jantung dapat membantu tenaga medis mengidentifikasi pasien dengan risiko tinggi sejak dini. Ke depan, pemeriksaan biomarker seperti hsCRP diperkirakan akan semakin berperan dalam membantu menentukan strategi pencegahan dan penanganan penyakit kardiovaskular secara lebih komprehensif.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)