Jika tidak segera ditangani, fraktur penis dapat menimbulkan komplikasi serius, seperti kelengkungan penis permanen, gangguan ereksi, hingga nyeri berkepanjangan saat berhubungan seksual.
Menurut National Health Service (NHS), sekitar sepertiga kasus fraktur penis terjadi ketika pasangan berada di posisi di atas saat berhubungan intim. Namun, kondisi ini tetap dapat terjadi pada berbagai posisi maupun akibat penyebab trauma lainnya.
Karena itu, apabila muncul gejala yang mengarah pada fraktur penis, penderita disarankan segera mencari pertolongan medis. Penanganan yang cepat dapat meningkatkan peluang pemulihan dan mengurangi risiko komplikasi jangka panjang.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)