Jangan Asal Panaskan Ulang Makanan Ini! Bisa Jadi Berbahaya buat Tubuh

Agustina Wulandari , Jurnalis
Senin 29 Juni 2026 09:00 WIB
Ilustrasi memanaskan makanan sisa. (Foto: dok Freepik/valeria_aksakova)
Share :

Jamur memiliki kandungan protein yang tinggi dan sangat mudah terkontaminasi oleh bakteri. Jika kamu terpaksa harus memanaskannya, pastikan prosesnya dilakukan secara menyeluruh dan segera habiskan setelah dipanaskan.

8. Buah Bit (Beetroot)

Sama seperti bayam dan sayuran hijau, buah bit juga mengandung kadar nitrat yang tinggi. Memanaskannya kembali akan mengubah nitrat menjadi zat nitrit yang kurang baik bagi kesehatan tubuh.

Risiko Kesehatan di Balik Memanaskan Makanan

Ada bahaya yang mengintai kesehatanmu jika kamu memanaskan ulang makanan yang sudah disebutkan di atas, antara lain:

  • Pertumbuhan Bakteri: Ada yang disebut zona bahaya suhu makanan, yaitu antara 4°C hingga 60°C. Di rentang suhu ini, bakteri bisa berkembang biak dengan sangat cepat. Kalau proses pemanasan ulang tidak mencapai suhu yang cukup tinggi, bakteri tersebut tidak akan mati dan bisa memicu keracunan makanan.
  • Hilangnya Nutrisi: Memanaskan makanan secara berulang-ulang bisa merusak kandungan vitamin dan mineral di dalamnya yang sensitif terhadap suhu panas.
  • Munculnya Senyawa Berbahaya: Beberapa jenis makanan bisa menghasilkan senyawa baru yang berbahaya bagi tubuh jika dipanaskan kembali, contohnya seperti akrilamida yang memicu peradangan.

Tips Aman Mengonsumsi Makanan Sisa

Supaya tetap bisa menikmati makanan sisa dengan aman tanpa mengorbankan kesehatan, kamu bisa menerapkan beberapa tips berikut:

  • Gunakan Microwave dengan Benar: Saat menghangatkan makanan di microwave, aduk dan bolak-balik makanan secara berkala. Cara ini berguna agar panasnya merata dan tidak menyisakan bagian dingin tempat bakteri bersembunyi. Pastikan juga menggunakan wadah khusus yang aman untuk microwave (microwave-safe).
  • Panaskan di Atas Kompor: Menghangatkan makanan di atas kompor memberikan kontrol suhu yang lebih baik. Gunakan api sedang dan aduk secara berkala. Metode ini sangat cocok untuk makanan berkuah seperti sup atau semur.
  • Tambahkan Bahan Segar: Kamu bisa menyiasati hilangnya nutrisi dengan menambahkan bahan makanan segar setelah makanan selesai dihangatkan. Misalnya, beri taburan herba segar, sayuran baru, atau sedikit perasan jeruk lemon untuk meningkatkan cita rasa dan kandungan gizinya.
  • Jangan Memasak Terlalu Matang di Awal: Untuk meminimalkan hilangnya nutrisi sejak awal, masaklah makanan dengan tingkat kematangan yang pas (tidak berlebihan). Hal ini juga mengurangi keharusan untuk memanaskannya terlalu lama di kemudian hari.

Hemat dan praktis itu penting, tapi kesehatan tubuh tentu tetap jadi nomor satu. Mulai sekarang, yuk lebih bijak lagi dalam mengolah dan menghangatkan makanan sisa di rumah!

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya