Menurut dr. Cecep, pijatan tersebut dapat membantu merangsang usus untuk membersihkan sisa makanan yang masih tersisa dari malam sebelumnya. Selain itu, pijatan juga dipercaya dapat mengaktifkan saraf parasimpatis yang berperan dalam menciptakan kondisi tubuh yang lebih rileks.
“Pijatan ini ibarat ngebangunin usus buat bersih-bersih sisa semalaman, sekaligus ngaktifin saraf parasimpatis, alias mode rileks. Enzim pencernaan diproduksi, usus otomatis siap sebelum sarapan masuk,” jelasnya.
Ia menambahkan, kondisi perut yang nyaman sejak pagi dapat memberikan dampak positif pada kesehatan secara keseluruhan. Salah satunya melalui hubungan antara sistem pencernaan dan otak atau yang dikenal sebagai gut-brain axis.
“Penelitian awal juga ngelihat potensi gut-brain axis. Perut yang nyaman dari pagi secara nggak langsung ngirim sinyal tenang ke otak. Mood lebih enak, istirahat malam pun lebih gampang,” ungkapnya.
Menurut dr. Cecep, kondisi perut yang nyaman saat bangun tidur dapat membantu menciptakan suasana hati yang lebih baik, meningkatkan rasa tenang, serta mendukung kualitas istirahat pada malam hari.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)