Parasit tersebut dapat ditemukan di bawah kulit, otot, mata, dada, bahkan dalam kasus tertentu mencapai otak dan organ dalam lainnya. Salah satu gejala yang paling sering muncul adalah benjolan di bawah kulit yang dapat membesar secara perlahan.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kebersihan saat mengolah makanan. Para ahli menyarankan penggunaan talenan dan peralatan dapur yang berbeda untuk bahan mentah dan makanan siap santap guna mencegah kontaminasi silang.
Kasus infeksi parasit serupa beberapa kali dilaporkan di Tiongkok. Pada April lalu, dokter di Guangdong mengangkat cacing sepanjang sekitar 8 sentimeter dari otak seorang wanita yang mengalami berbagai keluhan kesehatan misterius.
Sementara pada Mei, dokter di Daerah Otonom Guangxi Zhuang berhasil mengeluarkan cacing sepanjang 5 sentimeter dari otak seorang pria. Pasien tersebut diketahui memiliki kebiasaan mengonsumsi air pegunungan yang tidak diolah.
Para tenaga medis mengingatkan bahwa menjaga kebersihan saat menyiapkan makanan, memasak bahan pangan hingga matang, serta menghindari konsumsi air yang tidak terjamin kebersihannya merupakan langkah penting untuk mencegah infeksi parasit.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)