Namun, jika kejadian tersebut berlangsung terus-menerus dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi itu bisa berkaitan dengan gangguan psikologis tertentu, seperti gangguan kecemasan (anxiety disorder), burnout kronis, gangguan tidur, hingga obsessive-compulsive disorder (OCD).
Menurut dr. Aditya, kurang tidur, stres berkepanjangan, depresi, kelelahan mental, hingga terlalu banyak menghabiskan waktu di depan layar (screen time) juga dapat memperparah gejala tersebut.
“Selain itu, kejadian yang tadi disebutkan bisa diperparah oleh kurang tidur, stres kronis, depresi, kelelahan mental, atau terlalu banyak screen time. Pikiran yang terlalu penuh akhirnya memperburuk kondisi tersebut,” pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)