Daging olahan meliputi sosis, nugget, kornet, ham, dan berbagai produk yang diawetkan melalui proses pengasapan, penggaraman, atau penambahan bahan pengawet tertentu.
Makanan jenis ini umumnya mengandung natrium atau garam dalam jumlah tinggi. Konsumsi natrium berlebihan dalam jangka panjang dapat berdampak pada kesehatan pembuluh darah dan fungsi otak.
Para ahli menyarankan agar konsumsi daging olahan dibatasi dan diimbangi dengan makanan segar yang kaya protein, vitamin, serta mineral.
Untuk mendukung perkembangan otak anak, orang tua dianjurkan menyediakan menu bergizi seimbang yang terdiri dari sayuran, buah-buahan, ikan, telur, kacang-kacangan, susu, dan sumber protein berkualitas lainnya.
Selain memperhatikan asupan makanan, kualitas tidur yang cukup, aktivitas fisik rutin, serta stimulasi belajar yang baik juga berperan penting dalam mendukung perkembangan kecerdasan dan kemampuan kognitif anak.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)