JAKARTA - Bandung tak hanya memikat lewat keindahan alam, suasana romantis, atau ragam kulinernya yang menggugah selera. Di balik pesona bangunan kolonial dan rimbunnya alam terbuka, kota ini menyimpan berbagai cerita mistis dengan perpaduan edukasi sekaligus nuansa mencekam.
Bagi para pecinta sensasi horor, berikut adalah deretan tempat uji nyali yang wajib masuk dalam destinasi wisatamu.
Bagi para penggemar film karya Joko Anwar, rumah kayu bergaya kolonial yang terletak di tengah perkebunan teh Kertamanah ini wajib dikunjungi. Di dalamnya, kamu masih bisa melihat properti asli yang digunakan selama proses syuting, termasuk foto "Ibu" yang ikonik. Suasana sunyi pegunungan, lantai kayu yang berderit, serta kabut yang kerap turun membuat atmosfer tempat ini sangat mencekam meski di siang hari.
Lokasinya berada di Kawasan PTPN VIII, Kertamanah, Pangalengan, Kabupaten Bandung. Kamu bisa merasakan kengerian yang luar biasa seperti di filmnya hanya dengan tiket masuk seharga Rp10.000 – Rp20.000.
Bukan sekadar wahana buatan, kedua tempat ini merupakan situs sejarah asli yang menyimpan memori kelam masa penjajahan. Menyusuri lorong-lorongnya yang gelap, lembap, dan minim ventilasi hanya dengan bermodalkan senter akan memberikan tekanan psikologis tersendiri. Pengunjung juga diwajibkan untuk menjaga tutur kata dan mematuhi pantangan lokal demi menghormati sejarah tempat tersebut.
Kamu mungkin sudah tak asing dengan wisata ini yang berada di Kompleks Tahura Ir. H. Djuanda. Untuk mencicipi sensasi horor di sini kamu cuma bayar Rp15.000 – Rp20.000 (sewa senter sekitar Rp5.000).
Pusat edukasi sejarah bumi dan fosil ini sangat populer sebagai tempat wisata edukasi. Namun di balik kemegahan arsitektur Art Deco-nya, suasana malam atau ruang penyimpanan fosil yang sepi sering disebut memunculkan penampakan noni Belanda atau suara tanpa wujud.
Kamu bisa mengunjungi Museum Geologi di Jl. Diponegoro No. 57, Cikutra, Bandung. Tiket Masuknya pun terjangkau, mulai dari Rp3.000 untuk pelajar hingga Rp10.000 untuk umum.
Gedung bersejarah yang terletak persis di samping Gedung Sate ini memiliki area bawah tanah yang luas dan sunyi. Lorong-lorong lembap yang dipenuhi dengan deretan manekin petugas pos dari berbagai era, ditambah dengan tumpukan dokumen tua, menciptakan suasana mistis yang kuat terutama saat menjelang jam operasional museum berakhir.
Museum Pos Indonesia mudah dijangkau. Berada di Jl. Cilaki No. 73, Citarum, Bandung Wetan, Kota Bandung, kamu bisa menikmati nuansa horornya secara sukarela atau sekitar Rp5.000.
Di balik megahnya ikon Kota Bandung, Gedung Sate ternyata juga menyimpan kisah horor yang sudah tak asing. Sebagian orang mengaku melihat sosok pria berjenggot, sementara yang lain membicarakan keberadaan lorong bawah tanah yang jarang diketahui publik.
Tak hanya itu, bahkan ada juga hantu kuntilanak merah yang muncul saat malam dan gedung sudah sepi. Meski begitu, gedung ini menjadi bukti bahwa tempat bersejarah tidak hanya menyimpan nilai budaya, tetapi juga kisah misteri yang menarik untuk ditelusuri.
Gimana? Sudah siap menghabiskan akhir pekanmu di Bandung dan menikmati wisata horor? Buruan atur waktumu dan ciptakan momen berkesan.
(Agustina Wulandari )