JAKARTA – Menikah kembali setelah menjadi ibu tunggal merupakan keputusan besar yang membutuhkan banyak pertimbangan. Selain menyangkut hubungan dengan pasangan baru, keputusan tersebut juga berdampak pada anak-anak dan dinamika keluarga yang akan terbentuk di masa depan.
Melansir laman crosswalk, bagi banyak single mom, pernikahan kedua bukan sekadar mencari pendamping hidup, tetapi juga membangun kembali sebuah keluarga dengan berbagai tantangan yang berbeda dibandingkan pernikahan pertama. Karena itu, penting untuk mempersiapkan diri secara emosional, mental, dan praktis sebelum melangkah ke jenjang yang lebih serius.
1. Selesaikan Luka Emosional dari Masa Lalu
Sebelum memulai hubungan baru, penting untuk memastikan bahwa luka emosional dari hubungan sebelumnya telah dihadapi dengan baik. Rasa kecewa, marah, atau sakit hati yang belum terselesaikan dapat memengaruhi hubungan di masa depan.
Melakukan refleksi diri, mencari dukungan dari orang terdekat, atau berkonsultasi dengan profesional dapat membantu memahami perasaan yang masih tersisa. Pernikahan sebaiknya tidak dijadikan pelarian dari kesepian atau masalah yang belum terselesaikan.