JAKARTA - Buah naga telah menjadi salah satu komoditas buah yang sangat populer dan mudah dijumpai di Indonesia. Memiliki kulit berwarna merah menyala dengan sisik hijau yang menyerupai naga, penampilannya selalu berhasil menarik perhatian.
Namun, di balik keunikan fisiknya serta rasanya yang menyegarkan, terdapat berbagai fakta menarik tentang buah ini yang jarang diketahui publik. Berikut adalah deretan fakta menarik tentang buah naga yang perlu kamu ketahui.
Meskipun namanya sangat identik dengan mitologi Asia, dan buah ini diproduksi secara masif di negara-negara Asia Tenggara seperti Vietnam, Thailand, dan Indonesia, buah naga sebenarnya bukan tanaman asli kawasan ini. Buah naga berasal dari wilayah benua Amerika, tepatnya di Amerika Tengah dan Amerika Selatan bagian utara. Bangsa Eropa kemudian membawa bibit tanaman ini ke Asia pada abad ke-19.
Berbeda dengan buah tropis pada umumnya yang tumbuh di pohon berkayu, buah naga sejatinya dihasilkan oleh tanaman jenis kaktus dari genus Hylocereus. Tumbuhan ini memiliki batang hijau yang berdaging dan tumbuh merambat pada tiang penopang atau pohon lain. Karakteristik ini membuat tanaman buah naga sangat tangguh dan mampu bertahan hidup di lingkungan kering dengan curah hujan yang minim.
Proses pembuahan buah naga melibatkan fenomena alam yang menakjubkan. Bunga dari tanaman kaktus ini dijuluki sebagai "Queen of the Night" atau Ratu Malam karena hanya mekar pada malam hari.
Bunga tersebut berukuran besar, berwarna putih bersih, dan mengeluarkan aroma harum yang memikat kelelawar serta ngengat untuk membantu penyerbukan. Menariknya, bunga ini hanya mekar penuh selama satu malam saja sebelum akhirnya layu menjelang pagi.
Selain menyegarkan, buah naga menyimpan segudang manfaat kesehatan karena kepadatan nutrisinya. Buah ini rendah kalori namun sangat kaya akan gizi, antara lain:
Masyarakat Indonesia umumnya lebih mengenal buah naga berdaging merah (kulit merah) atau daging putih (kulit merah). Faktanya, terdapat pula varian buah naga langka dengan kulit berwarna kuning cerah dan daging buah berwarna putih. Buah naga kuning ini dikenal memiliki tingkat kemanisan tertinggi dibandingkan dengan varian merah atau putih, meskipun ukurannya cenderung lebih kecil.
Buah naga terbukti lebih dari sekadar primadona karena bentuknya yang unik. Asal-usulnya yang melintasi benua, siklus mekarnya yang istimewa, hingga kandungan gizinya yang melimpah menjadikan buah ini sebagai pilihan konsumsi harian yang sangat baik untuk kesehatan.
(Agustina Wulandari )