Jika brain rot ini terjadi, fokus perhatian akan rusak dan bisa menyebabkan lemahnya daya ingat. Akhirnya seseorang yang mengalami brain root tidak kuat melihat tontonan dengan durasi lebih dari satu menit m.
“Rentang fokus perhatian rusak, tidak tahan nonton video lebih dari 1 menit, dan daya ingat melemah. Informasi tidak masuk ke ingatan panjang. Sulit membuat keputusan, sering jadi lebih reaktif, kurang reflektif,” tutur Prof. Zulys.
Tak main-main, dampak dari brain rot sendiri cukup berbahaya. Selain menurutnya fokus, brain rot juga bisa membuat gangguan emosi dan meningkatkan depresi. Bahkan dalam jangka waktu yang cukup lama bisa mengganggu perkembangan kecerdasan.
“Apa dampaknya? Ini yang paling berbahaya. Karena otak masih berkembang, dampaknya sulit fokus belajar, cepat bosan, ketergantungan gajet, gangguan emosi, bahkan risiko depresi meningkat. Dalam jangka panjang, bisa mengalami gangguan perkembangan kecerdasan,” pungkas dia.
(Djanti Virantika)