MASIH banyak laki-laki yang merasa yoga atau pilates bukan olahraga untuk mereka. Alasannya macam-macam, mulai dari gengsi, takut dianggap kurang maskulin, sampai merasa latihan seperti gym atau olahraga berat sudah cukup.
Padahal, yoga dan pilates justru bisa jadi pelengkap penting untuk menjaga performa tubuh tetap optimal. Karena itu, olahraga ini juga penting diikuti.
Banyak orang belum sadar kalau fleksibilitas, keseimbangan, dan kekuatan otot inti punya peran besar dalam aktivitas fisik sehari-hari maupun olahraga lain seperti lari, bersepeda, futsal, hingga gym. Di sinilah, yoga dan pilates memberikan manfaat yang sering diremehkan.
“Jangan ego, karena pilates itu penting banget buat kalian. Mau olahraga apa pun, lari, sepedaan, atau yang lain, akan lebih baik kalau yoga atau pilates juga dimasukkan ke program latihan,” ujar Mellyana dalam program Morning Zone.
Menurutnya, laki-laki tidak perlu terlalu memikirkan stigma atau komentar orang lain. Yang paling penting adalah manfaat nyata yang dirasakan tubuh setelah rutin melakukannya.
Yoga dan pilates membantu memperbaiki postur tubuh, meningkatkan fleksibilitas, mengurangi risiko cedera, sampai membantu tubuh lebih rileks setelah aktivitas berat. Bahkan, banyak atlet profesional dunia memasukkan yoga dan pilates ke dalam program latihan mereka untuk menjaga performa tetap maksimal.
Salah satunya ada bintang Persib Bandung, Ramon Tanque, yang diketahui juga sering berlatih pilates. Ramon pun turut merasakan sederet manfaatnya dari olahraga satu ini.
Menurut Mellyana, manfaat utama pilates bagi atlet terletak pada aspek mobility. Dengan begitu, tubuh mampu bergerak dengan lebih bebas dan efisien.
Berbeda dari stretching biasa, pilates menggabungkan peregangan sekaligus penguatan otot dalam satu latihan. Dengan metode ini, tubuh tidak hanya menjadi lebih fleksibel, tetapi juga tetap stabil dan kuat.
“Paling nggak, seminggu sekali deh. Jadi jangan terlalu mikirin apa kata orang. Yang penting kan manfaatnya benar-benar terasa. Itu penting, penting banget,” jelas Mellyana.
“Buat para atlet, pentingnya pilates adalah mobility. Jadi biasanya mereka hanya stretching. Tapi di pilates prinsipnya stretching while strengthening,” tutupnya.
(Djanti Virantika)