Di Indonesia sendiri, kesadaran masyarakat terhadap gejala stroke masih menjadi tantangan. Banyak pasien datang ke rumah sakit setelah kondisi memburuk sehingga peluang pemulihan menjadi lebih kecil.
Padahal, gejala stroke perlu dikenali sedini mungkin, seperti wajah mencong, bicara pelo, kelemahan pada salah satu sisi tubuh, sakit kepala hebat mendadak, hingga penurunan kesadaran.
Dokter mengingatkan masyarakat untuk segera membawa pasien ke fasilitas kesehatan apabila mengalami tanda-tanda tersebut, karena penanganan dini dapat membantu mencegah kerusakan otak permanen.
Selain penanganan cepat, upaya pencegahan stroke juga penting dilakukan melalui pengendalian tekanan darah, menjaga kadar gula darah, berhenti merokok, rutin berolahraga, serta menjaga pola makan sehat.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)