SERING merasa bolak-balik ke kamar mandi untuk buang air kecil? Kondisi ini kerap dianggap sepele, padahal bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Pada dasarnya, frekuensi buang air kecil setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung pada asupan cairan, aktivitas, hingga kondisi kesehatan. Namun, ada batas normal yang perlu diketahui agar bisa mengenali kapan frekuensi tersebut masih wajar atau justru menjadi tanda adanya gangguan pada tubuh.
Dokter Spesialis Urologi dari Siloam Hospitals Mampang, dr. Yudhistira P. Kloping, Sp.U, M.Ked.Klin, menjelaskan soal jumlah normal buang air kecil dalam sehari. Dalam kondisi normal, seseorang umumnya buang air kecil maksimal sekitar 7 kali dalam sehari, terhitung sejak bangun tidur hingga kembali beristirahat.
Jika frekuensinya sudah mencapai 8 kali atau lebih, kondisi tersebut bisa mulai dikategorikan sebagai tidak normal. Setiap orang pun perlu memberi perhatian lebih lanjut jika terjadi hal seperti itu.
“Biasanya kan bangun tidur, terus itu range-nya itu maksimal (buang air) 7 kali. Kalau sudah 8 kali ke atas itu kita sudah anggap ini adalah sebuah abnormalitas,” lanjutnya.
Namun, frekuensi saja tidak cukup untuk menilai kondisi kesehatan. Ada faktor lain yang juga penting, seperti jumlah urine yang keluar setiap kali buang air kecil, warna urine, hingga apakah disertai keluhan tertentu.
Misalnya, jika seseorang sering buang air kecil tetapi volumenya sedikit-sedikit, hal ini bisa menunjukkan kondisi yang berbeda dan memerlukan evaluasi lebih mendalam. Oleh karena itu, memahami pola buang air kecil secara menyeluruh menjadi kunci untuk mengetahui apakah kondisi tersebut masih dalam batas wajar atau perlu penanganan lebih lanjut.
“Walaupun keluarnya sedikit. Nah itu nanti lain lagi. Kenapa kok saya sering tapi keluarnya dikit-dikit. Jadi agak kompleks memang,” ujar dr. Yudhistira.
“Makanya kalau kita mau melihat masalah. Kencing itu enggak sebatas dia berapa kali pipis. Tapi setiap pipis dia keluarnya berapa, warnanya seperti apa. Itu pengaruh juga,” tutupnya.
(Djanti Virantika)