Setelah mendapat respons positif, Vania dan ketiga saudaranya mulai menjual kue secara pre-order. Ternyata mille crepe yang dijajakan menarik banyak peminat, tambahnya saat diwawancarai.
Permintaan pun terus meningkat dan ternyata mendorong mereka untuk membuka toko pertama di kawasan Kaliurang, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Usaha ini berkembang pesat hingga menjangkau Semarang, Solo, Jakarta hingga Surabaya.
Bagi Vania, perjalanan ini menunjukkan bagaimana usaha yang dimulai dari langkah kecil dapat tumbuh menjadi sesuatu yang lebih besar. Kehadiran platform digital seperti ShopeeFood juga turut membantu memperluas jangkauan Bloomery hingga dikenal oleh lebih banyak pelanggan.
Perjalanan Bloomery tidak lepas dari peran orang-orang di baliknya. Selain dukungan keluarga, tim menjadi bagian penting dalam perkembangan usaha ini. Menariknya, sebagian besar tim Bloomery diisi oleh perempuan yang tumbuh bersama dalam lingkungan kerja yang saling mendukung.
“Intinya, siapapun harus punya growth mindset, terutama perempuan. Kita bisa jadi apapun yang kita mau,” katanya.
Pisang Goreng Madu Bu Nanik: Dari Penolakan hingga Dikenal Luas
Siapa yang tidak familiar dengan nama Bu Nanik? Kini Pisang Goreng Madu Bu Nanik menjadi ikon kuliner Jakarta favorit banyak orang. Bagi Nanik, semangat Kartini adalah tentang ketekunan dan keberanian untuk terus melangkah, bahkan ketika menghadapi berbagai keterbatasan. Nilai itulah yang ia pegang dalam membangun usahanya dari nol.