JAKARTA – Meningkatnya gaya hidup aktif di Indonesia terlihat dari semakin banyaknya masyarakat yang rutin berolahraga dan menjalani aktivitas fisik. Di balik tren ini, muncul kebutuhan yang lebih besar terhadap penanganan cedera ringan seperti nyeri otot dan memar.
Kondisi tersebut mendorong industri kesehatan untuk menghadirkan berbagai pilihan produk yang dinilai praktis dan mudah digunakan, terutama bagi masyarakat dengan mobilitas tinggi.
Salah satu produk yang diperkenalkan adalah gel topikal yang diformulasikan untuk membantu meredakan nyeri sekaligus menangani memar akibat cedera ringan. Produk ini mengombinasikan dua bahan aktif, yakni diclofenac diethylamine sebagai antiinflamasi dan heparin sodium yang berperan dalam membantu proses pemulihan memar.
Menurut keterangan perusahaan, penggunaan kombinasi bahan dalam satu sediaan bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi pengguna dalam menangani keluhan nyeri dan memar secara bersamaan, tanpa perlu menggunakan produk terpisah.
Dokter spesialis kedokteran olahraga, dr. Zeth Boroh, Sp.KO, menilai bahwa pendekatan kombinasi tersebut dapat membantu mengatasi dua aspek utama cedera ringan, yakni peradangan dan pembentukan hematoma. Dengan demikian, proses pemulihan jaringan di area yang cedera dapat berlangsung lebih optimal.
Dalam praktiknya, cedera ringan seperti nyeri otot dan memar memang kerap dialami oleh individu yang aktif berolahraga. Mantan atlet lari nasional, Triyaningsih, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut hampir tidak terhindarkan, baik saat latihan maupun mengikuti kompetisi. Karena itu, penanganan yang cepat dan praktis menjadi kebutuhan penting agar aktivitas tetap dapat berjalan.
Secara umum, produk topikal seperti gel digunakan dengan cara dioleskan pada area yang mengalami keluhan beberapa kali dalam sehari. Namun, penggunaannya tetap perlu memperhatikan aturan pakai, termasuk menghindari area luka terbuka atau bagian tubuh tertentu.
Fenomena meningkatnya aktivitas fisik di masyarakat menunjukkan pentingnya keseimbangan antara gaya hidup sehat dan kesiapan dalam menangani risiko cedera. Selain inovasi produk, edukasi terkait pencegahan dan penanganan cedera ringan juga menjadi bagian yang tak kalah penting dalam mendukung gaya hidup aktif.
Marketing Product Manager Thrombovoren Kurniawan Agung Subekti, menambahkan masyarakat saat ini semakin aktif, baik dalam berolahraga maupun menjalani rutinitas harian. "Thrombovoren tidak hanya efektif, tetapi juga praktis meredakan nyeri dan memar pasca cedera, sehingga aktivitas kembali bisa berjalan dengan lancar," tukasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)