Lebih lanjut, Dedi mengajak generasi muda untuk mengalihkan dana yang biasanya digunakan untuk resepsi ke kebutuhan yang lebih penting, seperti membeli rumah atau membayar uang muka (DP) perumahan.
“Pesta itu hanya jadi ‘raja’ semalam. Kalau punya rumah, kita bisa jadi ‘raja’ selamanya,” katanya dalam unggahan video di media sosial.
Ia juga menyoroti fenomena masyarakat yang rela berutang demi menggelar pesta pernikahan. Menurutnya, hal tersebut justru bisa memberatkan kehidupan setelah menikah.
“Tidak perlu pesta panjang, tidak perlu seserahan berlebihan apalagi sampai pinjam ke rentenir. Lebih baik akad sederhana, lalu fokus membangun kehidupan,” tegasnya.
Pernyataan tersebut viral di media sosial dan menuai beragam tanggapan. Banyak warganet yang mendukung gagasan tersebut karena dinilai lebih realistis dengan kondisi ekonomi saat ini.