“Kalau kolam dikuras, ikan itu hilang, tapi nanti akan muncul lagi saat air penuh kembali. Bahkan katanya pindah ke tempat lain seperti ke Cibulan,” tambah Oji.
Secara ilmiah, ikan dewa ini adalah jenis ikan kancra. Namun perlakuan terhadap ikan ini berbeda dari ikan pada umumnya.
Oji menjelaskan, jika ada ikan yang mati, maka akan dikuburkan dan diberi kain putih layaknya manusia.
“Kalau ada yang mati, kita perlakukan seperti manusia. Dibungkus kain putih dan dikuburkan,” tambah Oji.
Selain itu, terdapat pula kepercayaan bahwa jumlah ikan tidak pernah berkurang ataupun bertambah. Jika ada yang mati, diyakini akan muncul penggantinya.
Mitos-mitos inilah yang membuat wisatawan penasaran dan ingin berkunjung melihat langsung ikan dewa, terlebih saat momen libur Lebaran, di mana jumlah pengunjung mulai meningkat dibanding hari pertama.
(Rani Hardjanti)