Pesisir Pantai Selatan Malang Jadi Destinasi Wisata di Momen Mudik, Patuhi Area Renang yang Aman

Avirista Midaada, Jurnalis
Senin 16 Maret 2026 12:24 WIB
Pesisir Pantai Selatan Malang Jadi Destinasi Wisata di Momen Mudik, Patuhi Area Renang yang Aman. (Foto: Avirista/IMG)
Share :

MALANG - Pengamanan sejumlah tempat wisata di Kabupaten Malang menjadi salah satu prioritas dari kepolisian. Sebab Kabupaten Malang menjadi tujuan utama pemudik yang menghabiskan waktu bersama keluarga untuk berwisata.

Destinasi wisata favorit seperti kawasan Wisata Gunung Bromo, sejumlah objek wisata pantai di Malang selatan, hingga beberapa wisata alam di timur Kabupaten Malang, jadi tujuan utama pemudik yang berwisata.

Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menuturkan, ada empat prioritas utama dalam pengamanan selama Operasi Ketupat Semeru di momen lebaran 2026 ini. Dari empat prioritas, yakni kelancaran arus lalu lintas, ketersediaan dan stabilitas harga - harga pangan, keamanan tempat wisata, dan terakhir pengamanan situasi lingkungan di wilayah hukum Polres Malang sendiri.

"Khusus untuk tempat wisata, sebagaimana diketahui di wilayah Kabupaten Malang banyak tempat-tempat wisata. Itu menjadi prioritas, kami menjamin keamanan di tempat-tempat wisata, baik keamanannya tadi, keselamatan dalam berlalu lintas, maupun keamanannya saat berada di tempat wisata," kata Muhammad Taat, usai apel Operasi Ketupat Semeru 2026 di Pendopo Kabupaten Malang.

Taat menyatakan, akan melakukan rapat koordinasi dengan pengelola - pengelola tempat wisata yang ada di wilayah Kabupaten Malang, termasuk dengan pengelola Wisata Gunung Bromo dan sejumlah pantai di Malang selatan. 

Ia pun telah menyiapkan langkah preventif dan mitigasi, supaya tidak terjadi insiden kecelakaan di tempat wisata. Sebab berdasarkan data dari tahun ke tahun, selalu ada insiden wisatawan yang tenggelam dan hilang di pesisir pantai selatan Malang.

"Kita mengimbau kepada seluruh pengelola wisata untuk satu memasang papan imbauan larangan berenang, kalau boleh renangnya di mana kalau dilarang ya di mana dilarangnya, ada papan imbauan," ucap Taat kembali.

Setiap tempat wisata juga diperintahkan untuk dilengkapi petugas atau karyawan dari tempat wisata yang berjaga mengawasi pengunjung. Bilamana ada pengunjung yang berenang di laut pantai selatan di kawasan area berbahaya misalnya, maka petugas dapat mengambil tindakan himbauan agar segera menjauh dari area tersebut.

"Kami juga menghimbau kepada pengelola wisata itu untuk memberikan pemberitahuan melalui pengeras suara halo halo gitu, kalau ada yang ini (membahayakan), rutin mungkin, tiap berapa menit diimbau masyarakat itu pengunjung untuk menjaga keselamatan," jelasnya.

Pihaknya juga menyiapkan skema rekayasa lalu lintas ke sejumlah titik destinasi wisata baik yang menuju Kota Batu, Kota Malang, termasuk ke wilayah Wisata Gunung Bromo. Di wilayah Gunung Bromo misalnya, kepolisian menyiagakan pos pengamanan di Desa Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, yang jadi akses masuk ke Wisata Gunung Bromo.

 

"Kami siapkan satu pos di Gubugklakah untuk antisipasi wisatawan yang mengarah ke Gunung Bromo. Semoga sepanjang libur lebaran ini tidak ada insiden di tempat wisata itu, yang kami harapkan ini upaya preventif dan upaya persuasif untuk mendorong partisipasi aktif seluruh pengeluaran," terangnya.

Di Kota Malang, kemacetan lalu lintas diprediksi akan berlangsung di beberapa tempat mulai dari pintu masuk Kota Malang, dari utara dan selatan. Di sisi utara merupakan pintu masuk utama kendaraan dari Karanglo, Singosari, hingga masuk ke Kota Malang.

"Titik kepadatan seperti ada pembelanjaan, tempat-tempat wisata, kemudian juga tempat kuliner. Karena mereka yang pada saat mudik datang ke Kota Malang, mungkin mereka dengan keluarga, tetapi yang berwisata," kata Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.

Pihaknya meminta pemudik dan wisatawan untuk waspada kemacetan di beberapa titik seperti di kawasan Wisata Kayutangan Heritage, pusat perbelanjaan di Alun-alun Kota Malang, kawasan Jalan Kawi, yang jadi sentra oleh-oleh dan pusat perbelanjaan, hingga Jalan Mayjen Panjaitan menuju timur ke Kota Wisata Batu.

"Akan disiapkan (petugas) mobile, dan itu yang akan bisa mengantisipasi kepadatan - kepadatan tertentu, yang mungkin kita prediksi, karena kan banyak sekali kuliner - kuliner yang ramai sekali. Nanti akan ada pengurai - pengurai kepadatannya yang bisa secara mobile akan bisa mengerjakan," pungkas Wahyu Hidayat.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya