JAKARTA - Puluhan hingga ratusan orang mulai berdatangan memenuhi halaman Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat. Bukan tanpa alasan, mereka sengaja datang untuk ngabuburit, menghabiskan waktu menunggu berbuka puasa sambil menikmati suasana syahdu dan bercengkerama dengan teman maupun keluarga.
Tidak hanya itu, mereka juga datang untuk berburu takjil yang dijajakan di berbagai tenant yang tersedia di Bazar Ramadan serta merasakan sensasi berbuka puasa di Masjid Cut Meutia.
Seperti yang dilakukan Reta, warga Jakarta Selatan yang rela datang jauh-jauh untuk menikmati suasana ngabuburit sambil menunggu waktu berbuka dan berburu takjil di Bazar Ramadan Masjid Cut Meutia.
“Belum pernah di sini buka puasa Ramadan dari tahun kemarin. Terus kulinernya juga dekat, banyak, gampang, terus ternyata enak juga ya di sini, sore-sore ngabuburit di sini,” ungkap Reta saat diwawancarai di halaman Masjid Cut Meutia.
Tempat ini menjadi pilihan Reta karena banyaknya varian makanan takjil yang bisa dibeli, mulai dari ayam geprek, sate, sate Padang, hingga siomay dan aneka minuman segar.
“Di sini tadi ada ayam geprek, ada sate, ada sate Padang, ada cendol, ada siomay, macam-macam,” ucapnya.
Selain dari segi kuliner, kenyamanan ibadah dengan suasana masjid yang sejuk dan tertata rapi juga menjadi alasan Reta memilih Masjid Cut Meutia sebagai lokasi ngabuburit, berburu takjil, sekaligus beribadah di bulan Ramadan.
“Tempatnya nyaman, masjidnya di dalam juga nyaman, nyaman sekali untuk kita salat khusyuk. Besok anak-anak juga tidak sekolah, kita juga tidak kerja, jadi bisa sampai malam di masjid,” tuturnya, saat diwawancarai Sabtu (28/2/2026).
Ia berharap bazar Ramadan seperti di Masjid Cut Meutia dapat diselenggarakan juga di masjid-masjid lainnya di Jakarta agar masyarakat semakin mudah menikmati suasana berbuka bersama.
“Bisa memaksimalkan bazar-bazar yang diselenggarakan di masjid-masjid lain, kulineran yang ada di sekitar. Itu sudah bagus sih,” pungkasnya.
(Rani Hardjanti)