JAKARTA - Penyediaan rumah layak hini ini bisa juga mengentaskan kasus Tuberkulosis (TBC) hingga stunting di Indonesia. Kasus TBC di Indonesia tertinggi kedua di dunia setelah India, dengan estimasi lebih dari 1 juta kasus dan 100 ribu lebih kematian per tahun, menjadikan penyakit ini darurat kesehatan nasional. Penularan masih tinggi karena kurang dari 60-70% kasus terdeteksi. Pemerintah menargetkan eliminasi TBC 2030 melalui penguatan deteksi dini, pengobatan gratis, dan pencegahan.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan Indonesia adalah negara kedua di dunia yang mencatatkan jumlah hunian terbesar yang tidak memiliki fasilitas sanitasi dasar (mandi, cuci, kakus/MCK). Selain itu, masih banyak rumah di Indonesia yang tidak memiliki atap, dinding, dan lantai yang layak.
Nixon melanjutkan, secara total ada lebih dari 20 juta keluarga Indonesia yang tinggal di rumah tidak layak huni. Dengan menjalankan tugas dari Pemerintah untuk menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), BTN berupaya membantu masyarakat agar bisa memiliki rumah layak huni.
"Akan ada banyak masalah yang bisa selesai dari rumah layak mulai dari TBC, stunting, dan kami berharap ke depannya ada sinergi dengan Putri Indonesia yang juga berfokus pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Indonesia," ujar Nixon, Rabu (4/2/2025).
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Yayasan Puteri Indonesia, Prof. Dr. Wardiman Djojonegoro, menyampaikan bahwa misi BTN memiliki kesamaan dengan Puteri Indonesia dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
“Misi BTN sejalan dengan Puteri Indonesia, yaitu mendorong pemberdayaan perempuan sekaligus membawa nilai keberlanjutan dalam setiap langkah. Kami berharap kolaborasi ini dapat memperluas dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Wardiman.
Adapun, selain menggelar Talkshow bersama Jajaran Manajemen, para Puteri Indonesia juga melakukan kunjungan ke Digital Store di Menara 2 BTN. Para Puteri juga meninjau unit kerja Treasury BTN yang menjadi salah satu lini bisnis unggulan perseroan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)