JAKARTA - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) bakal menghadirkan beberapa event atau program yang ditujukan untuk menarik minat pengunjung di 2026. Pertunjukan buaya sampai konser musik bisa dinikmati wisatawan.
Direktur PT Bhumi Visatanda (pengelola TMII), Ratri Paramitha, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan beberapa agenda guna menarik minat wisatawan di 2026. Terlebih, TMII sendiri menargetkan 3,9 juta pengunjung pada tahun ini.
"Kalau di tahun 2026 kita akan naik kurang lebihnya untuk visitasi itu hampir 20%. Tahun ini kita 3,3 (juta), tahun 2026 targetnya 3,9 (juta). Pastinya untuk mencapai target tersebut kita adakan berbagai macam program, utamanya di budaya," ungkap Ratri saat diwawancarai di TMII, dikutip Jumat (30/1/2026).
Ia menjelaskan, salah satu program unggulan yang kini menjadi daya tarik utama adalah pertunjukan tari khas Bali yang kini hadir secara reguler di Jakarta, sehingga pengunjung tidak perlu jauh-jauh ke luar kota.
"Kita tiap Sabtu-Minggu, hampir sebulan tuh paling tidak tiga-empat kali kita ada Kecak Show. Tari Kecak yang biasanya hanya di Uluwatu, sekarang kita punya di Paguyuban, itu minatnya cukup tinggi," jelas dia.
Selain itu, pihaknya juga bakal mengusung konsep "Harmoni Nusantara" sebagai wadah kolaborasi seni antar daerah. Program ini dirancang untuk menyatukan berbagai kekayaan tari tradisional dari ujung barat hingga timur Indonesia dalam satu rangkaian pertunjukan yang dinamis di area terbuka.
"Kita juga akan buat beberapa rangkaian Harmoni Nusantara, yaitu medley tarian nusantara seperti Ratoh Jaroe, Tarian Papua, hingga Tarian Jawa. Dan itu memang akan kita distribusikan di area Taman Mini," tutur Ratri.