JAKARTA – Memasuki musim hujan, masyarakat Indonesia diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, tidak hanya terhadap potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, tetapi juga terhadap berbagai penyakit yang kerap muncul pada periode ini.
Kondisi cuaca yang lembap dan curah hujan tinggi diketahui dapat memicu berkembangnya sejumlah penyakit yang berisiko mengganggu aktivitas harian.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melalui laman resminya menyebutkan bahwa terdapat beberapa penyakit yang sering muncul saat musim hujan.
“Dengan mengenali jenis penyakit tersebut sejak dini, masyarakat diharapkan dapat melakukan langkah pencegahan secara cepat dan tepat,” demikian dikutip dari laman resmi Kemenkes sebagaimana dipantau pada Kamis (22/1/2026).
Berikut ini 4 penyakit langganan musim hujan.
Influenza
Perubahan suhu dan daya tahan tubuh yang menurun membuat influenza mudah menyerang masyarakat saat musim hujan.
Demam Berdarah Dengue (DBD)
Genangan air hujan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama DBD.
Diare
Sanitasi yang kurang baik serta air yang terkontaminasi dapat meningkatkan risiko diare.
Penyakit Kulit
Kondisi lingkungan yang lembap memicu timbulnya infeksi jamur maupun bakteri pada kulit.
Leptospirosis
Penyakit ini dapat menular melalui air atau tanah yang tercemar urine hewan, terutama tikus, dan sering meningkat saat terjadi banjir.
(Rani Hardjanti)