JAKARTA – Minum air putih merupakan kebiasaan sederhana yang sering dianggap sepele, padahal dampaknya sangat besar bagi kesehatan tubuh. Sekitar 60% komposisi tubuh manusia terdiri dari air, sehingga kebutuhan cairan harus selalu terpenuhi agar organ dan sistem tubuh dapat berfungsi secara optimal.
Salah satunya dengan mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup. Tak hanya bermanfaat bagi kesehatan organ tubuh, air putih juga berpengaruh baik untuk kesehatan kulit.
Dilansir Mayo Clinic, wanita dan pria memiliki perbedaan kebutuhan cairan harian. Pria disarankan mengonsumsi sekitar 3,7 liter air per hari, sedangkan wanita sekitar 2,7 liter per hari.
1. Menjaga Keseimbangan Cairan Tubuh
Air berperan dalam hampir semua proses penting di dalam tubuh, seperti pencernaan, penyerapan nutrisi, peredaran darah, produksi air liur, hingga pengaturan suhu tubuh. Ketika cairan tubuh tercukupi, semua proses ini berjalan lancar sehingga tubuh tetap stabil dan sehat.
2. Meningkatkan Fungsi Otak dan Konsentrasi
Konsumsi air putih yang cukup dan teratur berdampak langsung pada konsentrasi dan fokus sehari-hari. Dehidrasi ringan saja dapat menurunkan fokus, memicu sakit kepala, hingga membuat tubuh terasa lemas. Dengan cukup minum air, aliran darah ke otak menjadi lebih optimal sehingga fungsi kognitif tetap terjaga.
3. Mendukung Kesehatan Kulit
Kulit yang kekurangan cairan cenderung tampak kusam, kering, dan mudah berkerut. Air membantu menjaga elastisitas kulit serta mendukung proses regenerasi sel. Hasilnya, kulit terlihat lebih segar, lembap, dan sehat.
4. Membantu Proses Detoksifikasi
Ginjal memerlukan cukup cairan untuk menyaring racun dan limbah dari darah. Dengan minum air putih dalam jumlah memadai, ginjal dapat bekerja lebih efektif sehingga risiko batu ginjal dan infeksi saluran kemih dapat berkurang.
5. Menjaga Sistem Pencernaan
Air membantu melunakkan makanan dan melancarkan pergerakan usus. Kekurangan cairan dapat menyebabkan sembelit. Karena itu, mencukupi kebutuhan minum setiap hari sangat penting untuk menjaga kesehatan pencernaan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)