* Era 1920-an: Simbol Kebebasan
Pada tahun 1920-an, gaya bob menjadi sangat populer di kalangan wanita muda, terutama dengan munculnya gerakan flapper di Amerika Serikat dan Eropa. Para wanita flapper memilih rambut bob sebagai simbol kebebasan dari norma sosial tradisional yang mengharuskan wanita memiliki rambut panjang.
Gaya rambut bob kembali populer di tahun 1960-an berkat ikon fashion seperti Vidal Sassoon, seorang penata rambut terkenal asal Inggris. Ia memperkenalkan versi bob yang lebih tajam dan geometris, yang kemudian menjadi tren di kalangan selebriti dan wanita profesional.
Saat ini, rambut bob terus berevolusi dengan berbagai variasi, seperti long bob (lob), blunt bob, wavy bob, dan banyak lagi. Model ini tetap menjadi pilihan populer karena fleksibilitasnya yang bisa disesuaikan dengan berbagai bentuk wajah dan gaya hidup.
(Kemas Irawan Nurrachman)