Dia mengatakan, makanan murah di Indonesia kisaran Rp10.000 sampai Rp15.000. Namun untuk di global, rata-rata 3 dollar, atau sekitar Rp30 ribuan. "Kalau saya lihat di indonesia paling murah Rp10.000 warteg jadi standar ukuranya," katanya.
Dokter Dicky menambahkan untuk kategori sehat sendiri, tentunya harus yang memenuhi kriteria nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh kembang anak. Terutama menu gizinya seimbang, mulai dari protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, dan serat harus terpenuhi."Itu harus terpenuhi kebutuhan anak-anak dalam gizinya," ucapnya.
Menurut dr Dicky, program makan gratis di sekolah ini terbukti bermanfaat secara scientific dan bukan hal baru. Namun tentu harus dipahami makanan yang dikonsumsi oleh anak-anak harus bergizi dan bermanfaat untuk tumbuh kembang mereka.
"Terus juga harus berkelanjutan, tidak hanya sebulan, setahun, tapi terus berkelanjutan. Itu yang memberikan dampak yang diharapkan yang sesuai scientific tadi," tandasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)