Dengan kemampuan analisis data, asisten virtual ini pun dapat memberikan insight tentang tren penjualan dan preferensi pelanggan, membantu pemilik UMKM membuat keputusan bisnis yang lebih baik. Didukung oleh NLP dan Anthropic Cloud v3, asisten virtual ini mendukung beberapa bahasa, termasuk Bahasa Indonesia.
Menurut Budhi, teknologi Gen AI memainkan peran penting dalam demokratisasi produk high teknologi di berbagai skala bisnis. "UMKM dapat mengalami peningkatan produktivitas signifikan, mengurangi beban kerja hingga setengahnya dengan memanfaatkan data yang dimiliki. Hal ini tentunya menghasilkan respons yang lebih efisien, meningkatkan produktivitas operasional hingga 60 persen,” tambahnya.
Budhi menambahkan asisten virtual berbasis Gen AI ini dapat bermanfaat di berbagai sektor seperti ritel dan e-commerce, perhotelan dan pariwisata dengan layanan 24/7, kesehatan dengan jadwal dan pertanyaan umum, pendidikan dengan efisiensi administratif, keuangan dan asuransi dengan informasi real-time, serta dukungan teknis di manufaktur.
(Martin Bagya Kertiyasa)