USAHA mikro kecil dan menengah (UMKM) terus berkembang di Indonesia. Bahkan pemerintah mengimbau kepada masyarakat untuk memberi produk lokal demi mendukung para pengusaha UMKM.
Namun banyak pelaku UMKM yang mengalami tantangan terkait sumber daya yang terbatas, namun dituntut untuk memberikan dukungan pelanggan yang cepat dan efektif. Oleh karena itu, UMKM membutuhkan lebih banyak fitur dan konten yang memudahkan dalam meningkatkan produktivitasnya.
Salah satu solusi untuk masalah tersebut adalah lewat teknologi Generate AI. ICS Compute, perusahaan IT Consulting dan Service, baru saja meluncurkan Redpumpkin Generative AI Assistant Platform.
Platform ini dibuat dengan menggunakan layanan Amazon Web Services (AWS), sehingga dapat memberikan kemudahan dari sisi implementasi, harga yang amat terjangkau, dan performa yang kuat, menjadikannya ideal untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
CEO dan Pendiri ICS Compute Budhi Wibawa menjelaskan, cloud AWS, ICS Compute menyediakan solusi yang terjangkau, cepat diimplementasikan, dan kuat, memungkinkan UMKM mengakses teknologi canggih sesuai kebutuhan mereka.
"Bisnis dapat dengan mudah membuat asisten virtual yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Template ini dapat disematkan langsung ke situs web pelanggan, memastikan integrasi yang mulus," jelas dia.
“Redpumpkin Generative AI Assistant adalah solusi siap pakai dan terjangkau untuk masalah operasional UMKM,” tambahnya.
Dengan kemampuan analisis data, asisten virtual ini pun dapat memberikan insight tentang tren penjualan dan preferensi pelanggan, membantu pemilik UMKM membuat keputusan bisnis yang lebih baik. Didukung oleh NLP dan Anthropic Cloud v3, asisten virtual ini mendukung beberapa bahasa, termasuk Bahasa Indonesia.
Menurut Budhi, teknologi Gen AI memainkan peran penting dalam demokratisasi produk high teknologi di berbagai skala bisnis. "UMKM dapat mengalami peningkatan produktivitas signifikan, mengurangi beban kerja hingga setengahnya dengan memanfaatkan data yang dimiliki. Hal ini tentunya menghasilkan respons yang lebih efisien, meningkatkan produktivitas operasional hingga 60 persen,” tambahnya.
Budhi menambahkan asisten virtual berbasis Gen AI ini dapat bermanfaat di berbagai sektor seperti ritel dan e-commerce, perhotelan dan pariwisata dengan layanan 24/7, kesehatan dengan jadwal dan pertanyaan umum, pendidikan dengan efisiensi administratif, keuangan dan asuransi dengan informasi real-time, serta dukungan teknis di manufaktur.
(Martin Bagya Kertiyasa)