Beberapa orang mungkin tidak merasakan lapar tapi ingin terus mengunyah sesuatu saat malam hari. Kebiasaan ini mungkin bukan tentang perut yang kosong, melainkan tentang hormon stres yang dikenal sebagai kortisol.
Hormon ini hanyalah sejenis bahan kimia yang diproduksi oleh tubuh saat tingkat stres meningkat yang kemudian meningkatkan jumlah kortisol dalam tubuh.
Melansir dari Times Entertainment pada Rabu (5/6/2024), ketika kadar kortisol naik di pagi hari, Anda akan bangun dari tempat tidur untuk memulai hari. Namun, ketika kadar kortisol meningkat secara perlahan, mungkin Anda akan mengalami kesulitan untuk meninggalkan tempat tidur di pagi hari.
Selanjutnya, terdapat banyak hal yang dapat menurunkan kortisol dan membuat Anda mengantuk. Makan sesuatu yang tidak dapat ditoleransi merupakan salah satu penyebab umum penurunan kortisol. Sebagai responsnya, tubuh akan menggunakan kortisolnya untuk melawan efek intoleransi tersebut yang kemudian menyebabkan Anda merasa ngantuk.
Selain itu, terdapat gejala lain yang menandakan seseorang mengalami penurunan kortisol.
1. Anda mungkin terlambat bangun.
2. Rentan terhadap keloid.
3. Anda mungkin terlalu berempati demi kebaikan Anda sendiri.
4. Anda mungkin memiliki lingkaran hitam di sekitar mata.
Jika Anda mengalami beberapa gejala ini dan berusaha tetap terjaga hingga larut malam, Anda mungkin memerlukan sesuatu untuk terus meningkatkan kortisol Anda agar tidak tertidur. Menurut Saravanan Balakrishnan, pendiri dan CEO Health amura.ai, tubuh akan memproduksi sejumlah kecil kortisol untuk membantu pencernaan ketika Anda terus-menerus makan seusatu, terutama pada malam hari.
Selama makanan yang Anda kunyah tidak menyebabkan intoleransi, kortisol akan tetap beredar dan membuat Anda tetap terjaga. Jadi, ngemil di malam hari bukanlah karena Anda lapar, melainkan karena tubuh Anda haus akan kortisol.
Meskipun ngemil bisa membantu Anda tetap terjaga, kebiasaan ini dapat dengan cepat menumpuk kalori dan menyebabkan penambahan berat badan. Namun tidak perlu khawatir, Anda dapat meneguk secangkir teh hijau sebagai gantinya.
Secangkir teh hijau mengandung sekitar sepertiga jumlah kafein dibandingkan secangkir kopi. Jika Anda meminum secangkir teh hijau dan menyesapnya lebih dari satu jam atau lebih, Anda akan mendapatkan sedikit kafein yang cukup baik untuk membuat Anda tetap terjaga. Namun, ada dua hal yang perlu diperhatikan, yaitu:
1. Jika Anda kekurangan zat besi, teh hijau dapat memperburuk kondisi tersebut. Mengonsumsi bit dan delima secara teratur dapat membantu meningkatkan kadar zat besi Anda.
2. Pastikan Anda memilih teh hijau murni, karena banyak produk teh hijau yang terdapat di supermarket tidak mengandung teh hijau asli.
Kesimpulannya, ngemil di malam hari sering kali bukan disebabkan oleh rasa lapar, melainkan oleh kebutuhan tubuh akan kortisol. Selain itu, menggantikan camilan dengan teh hijau di malam hari dapat menjadi solusi yang efektif untuk menjaga kewaspadaan Anda tanpa menambah kalori berlebih.
(Kemas Irawan Nurrachman)