3. Jeroan: Beda dengan penderita darah tinggi yang harus mengindari jeroan. Bagi para pengidap anemia jeroan, seperti hati sapi dan ayam, merupakan sumber zat besi heme yang sangat mudah diserap tubuh, bahkan lebih mudah daripada zat besi non-heme dari sayur dan buah.
Zat besi ini berperan penting dalam pembentukan sel darah merah dan hemoglobin, yang membantu mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Pastikan untuk memilih jeroan yang segar dan olah dengan cara yang sehat untuk menghindari paparan racun ya!
(Foto: Freepik)
4. Kacang-kacangan dan biji-bijian: Salah satu sumber zat besi non-heme yang penting untuk pembentukan sel darah merah. Konsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian seperti kacang merah, kacang polong, kacang almond, dan biji labu juga kaya akan zat besi non-heme, serat, dan protein. Pilihlah kacang-kacangan dan biji-bijian yang tidak digoreng dan konsumsi secukupnya.
5. Jus buah: Jus buah, terutama jus jeruk, merupakan sumber vitamin C yang penting bagi penderita anemia. Vitamin C membantu meningkatkan penyerapan zat besi non-heme dari makanan lain, seperti sayur, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Namun, perlu diingat bahwa jus buah juga mengandung gula alami yang tinggi, sebaiknya minum jus buah yang murni tanpa tambahan gula dan konsumsi dalam batas wajar.
(Rizky Pradita Ananda)